Translate

Selasa, 16 Agustus 2016

PARTISIPASISTAKEHOLDER TERHADAP PENINGKATAN MUTU MADRASAH



PARTISIPASISTAKEHOLDER
TERHADAP PENINGKATAN MUTU MADRASAH

Oleh : Ilham
(Dosen Tetap IAI Muhammadiyah Bima)

Abstrak:
Rendahnya kualitas atau mutu yang tidak berkualitas dalam proses kependidikan, pada dasarnya ada  pada problem pengelolaan yang tidak profesional, baik pada kurikulum yang kurang relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun sarana dan prasarana yang tidak memadai serta metode pembelajaran yang tidak sempurna. Adanya problem itu menunjukan kelemahan dari sistem pendidikan, sehingga hasil dari luaran yang di proses pada lembaga pendidikan tidak mampu untuk bersaing.
Sedikitnya ada tiga faktor yang menyebabkan mutu pendidikan di Indonesia tidak mengalami peningkatan secara merata. Faktor pertama, adanya kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan nasional menggunakan pendekatan education production atau input-output yaitu lembaga pendidikan berfungsi sebagai pusat produksi dalam menghasilkan output yang dikehendaki. Kedua penyelenggaraan pendidikan nasional dilakukan secara birokrasi-sentralistik, sehingga sekolah sangat tergantung pada keputusan birokrasi. Ketiga, peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan selama ini pada umumnya lebih banyak bersifat dukungan dana bukan pada proses pendidikan (pengambilan keputusan, monitoring, evaluatif dan akuntabilitas).
Dengan demikian dalam mewujudkan hal di atas tentunya berimplikasi kepada adanya suatu tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga untuk menyelenggarakan pendidikan dan setiap warga negara berhak untuk memperoleh pendidikan secara merata, bermutu sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya.

Kata Kunci:   Partisipasi stakeholders, Peningkatan mutu pendidikan, madrasah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar